BC Wilayah Aceh Paparkan Kontribusi Terhadap Kinerja APBN Triwulan III
Banda Aceh - Selaku bentuk dari transparan performa pemerintahan pada pengendalian bujet negara, perwakilan Kementerian Keuangan di daerah Aceh mengadakan medium gathering serta temu jurnalis performa Bujet Penghasilan serta Berbelanja Negara (APBN) s/d triwulan III 2020, untuk Senin (19/10).
situs taruhan slot terpercaya situs slot online dengan kriteria teraman
Safuadi, Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh sebagai Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Propinsi Aceh mengatakan APBN selaku bentuk pengendalian keuangan negara adalah instrumen penting yang perlu dikerjakan dengan terbuka serta bertanggungjawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Menurut Safuadi, Bea Cukai Daerah Aceh s/d September 2020 sudah sukses capai sasaran akseptasi sebesar Rp4,57 miliar atau 169,26 % dari sasaran yang diputuskan sebesar Rp2,7 miliar. "Akseptasi ini terbagi dalam bea masuk sebesar Rp403,7 juta, bea keluar sebesar Rp3 miliar serta cukai sebesar Rp1,14 miliar," katanya.
Kecuali lakukan optimasi akseptasi negara di bagian kepabeanan serta cukai, dari segi pemantauan, Bea Cukai Daerah Aceh sudah lakukan 482 pengusutan atas bermacam macam komoditas, seperti narkotika, psikotropika serta prekusor (NPP), hasil tembakau, unggas hidup, serta bawang merah yang menyalahi ketetapan Kepabeanan serta Cukai.
Terdaftar sampai Oktober 2020, Bea Cukai Aceh sudah menangani sekitar 482 kali serta sukses gagalkan 7 masalah penyelundupan narkotika sama barang bukti narkotika macam sabu sekitar 296,57 kg, katanya.
Pemberian sarana kepabeanan diberi dalam memberikan dukungan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk menstimulus perekonomian dalam negeri. Untuk Oktober 2020, Bea Cukai Daerah Aceh sudah memberikan sarana Pebisnis di Pusat Logistik Berikat (PDPLB) ke PT Kreasi Tanah Subur serta Teritori Berikat (KB) ke PT Sinergy Peroksida Industri dengan arah untuk tingkatkan export. Disamping itu, penerbitan Nomor Dasar Pebisnis Barang Terkena Cukai (NPPBKC) ke PR Gayo Mountain Cigar serta UD Kretek Gayo.
Bea Cukai Daerah Aceh menggerakkan pemakaian dana dusun serta sukuk wakaf untuk pembiayaan beberapa petani serta nelayan partner dari perusahaan yang menerima sarana Teritori Berikat (KB) Hortikultura. Misalkan, pembiayaan yang akan dilaksanakan ke petani pisang di Kabupaten Bener Semarak, partner dari PT Great Giant Pineapple.
"Skema kerja sama ini adalah program bea cukai berkaitan pendayagunaan ekonomi warga lewat program Creating Shared Nilai (CSV)," Safuadi menambah.
Safuadi mengatakan jika Bea Cukai Aceh gagalkan eksperimen penyelundupan bawang merah sekitar 55,5 ton serta unggas sekitar 1.015 ekor. Hasil pengusutan itu selamatkan negara dari kekuatan rugi negara sebesar lebih dari Rp18 miliar serta atas penggagalan masalah penyelundupan narkotika itu sudah selamatkan lebih dari 1 juta jiwa angkatan Indonesia.
